Postingan

Menampilkan postingan dengan label Coass

Kisah Coass #8 "Teman"

Teman yang baik adalah yang membantu mencarikan tissue ketika kaki temannya ketumpahan es jeruk, tidak usahlah ia sampai berjongkok-jongkok mengelap kaki temannya itu. Maka ketika teman kita mendapat penguji yang sulit, teman yang baik adalah teman yang mau membantu kesiapan ujian, seperti belajar bersama atau diskusi, tidak usahlah sampai rela atau menawarkan bertukar penguji. Jika mau menjadi teman yang baik, jika mau membantu teman, bantulah yang membuatnya kuat, bukan justru yang membiarkannya tetap, bahkan semakin lemah. Kasihan teman kita itu, tidak akan punya daya juang, tidak akan punya daya tahan. Alih-alih membantu teman, eh justru nyusrukkin teman. Prinsipnya bukan melulu "yang waras ngalah" karena ini memang bukan sedang di RSJ.

I'ts such a shame to waste time. We always think we have much of it.

Really no, pretty girl :)

Kisah Coass #7 "Must Do"

Gambar

Dua Empat

Gambar

Kisah Coass #6 : "Prahara Interna"

Saya sekarang sedang di minggu ketujuh interna. Normalnya, minggu depan adalah minggu ujian saya. Namun, saat ini saya sedang menghadapi prahara. Jadi, saya masih terancam tidak bisa ikut ujian minggu depan. Ya, adaa saja prahara. Maka sudah sepatutnya saya berbahagia. Karena prahara memang tidaklah pernah buruk. Prahara itu membaikkan, justru. Bagaimana tidak jika arti “Pra” adalah sebelum, sedangkan “Hara” adalah nutrisi yang dibutuhkan untuk metabolisme dan berkembang. Jadi bisa disimpulkan, prahara adalah suatu kejadian atau proses yang harus dilewati demi mendapatkan bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya. #terkekeh

Politik Rumah Tangga

Gambar

Kisah Coass #5 "Berasa Amoeba"

Saya punya satu berita baik dan satu berita buruk. Mulai dari berita baiknya dulu, ya. Saya lagi di stase yang selama ini saya nanti2kan, yaitu interna. PENASARAN. Penasaran aja sama efeknya stase  ini ke saya. Bikin saya makin dokter apa ga. #ih.sokyes.haha Oke, sekarang berita buruknya. Berita buruknya adalah saya sudah di awal minggu kedua interna. Problem gituh? Iyaaaaa, pake telornya dua. Maksudnya iya, pake banget. Karena saya belum dapet apa2 selain tau DURCE itu apaan. Selain tau bagaimana cara dapet tabung EDTA-clot-sitrat pas jaga. Selain tau paket IGD dan paket post hemodialise itu bedanya apa. Ga banget, kaaan? Jadi ga heran kalo kalian lemparin saya lembaran dolar sambil teriak2 kalo saya itu  penipu. Bilang penasaran sama interna, tapi woles banget progressnya.

Kisah Coass #4 "Mengakui Keluputan"

Salah satu yang saya suka dari stase bedah adalah diperbolehkannya coass ikut CC (case conference) pagi residen. WoW! Berasa jadi kucing piaraan yang dikasih makan ikan paus. Pasti heppilah! #garuk2 sofa Oke, apakah CC itu? Kurang lebih CC adalah ajang melapor ke konsulen dan mendiskusikan kasus2 pasien yang datang ke IGD ketika jaga malam. Bagaikan taman bunga yang bakal banyak banget kupu2 yang beterbangan di dalamnya, CC juga sama. Banyak banget ilmu yang beterbangan di dalam CC. Tinggal coass dan residen yang hadir bawa jaring2 atau ga buat nangkepin kupu2 ilmu yang beterbangan di situ. Yang fokus dan mencoba memahami, ya bakal pulang dengan keranjang terisi. Yang ngantuk2an –bahkan tidur- dan ga peduli dengan isi CC, ya bakal pulang dengan kepala dan hati hampa. Sudah begitu ditambah merutuk, “ah, CC residen ketinggian buat coass. Mending ngamko.” Jreeenggg. Yang ngomong gitu kaya orang yang ngempet nafas padahal bisa nafas sepuasnya.

Kisah Coass #3 "Legendaris"

Minggu ini adalah minggu terakhir di stase bedah. Rasanya resah2 gimanaaa gituh. Takut bakal kangen :P Sejujurnya, dulu, stase bedah adalah stase yang paling ga mau saya masuki. Lihat kepala bocor dan kaki ketusuk paku aja saya jeri, apalagi lihat yang lebih dari itu. Tapi setelah melaluinya, jerengjereeeeenggg... saya sangat menikmati dan suka pake banget dinamika yang ada di bedah. Seru! Dinamika di sini paling oke dibanding stase lain yang pernah saya lewati. Iya sih seru. Tapi tenkyu very much deh kalo saya disuruh kembali ke bedah. Oke, saya punya tebak2an.. apa persamaan stase bedah sama nikah? Sama2 belakangnya “ah”? ih, cetek amat sih jawabannya :P buat saya, persamaan stase bedah sama nikah itu adalah sama2 hal yang cukup dilakukan satu kali saja dalam hidup. Hahaha. Krik.   #so krispi .

Kisah Coass #2 "Dewasa"

 Suatu tengah malam, di IGD... Boy        : Saya ngisi di kertas hijau ini, Pak? Tapi saya lupa, saya lahir tahun 2002 atau 2003. Coass jaga malam itu mendengar dan tertarik untuk menghampiri sumber suara. Coass    : Kamu sama siapa ke sini, mas? Boy        : Sama ibu saya, Mbak. Coass    : Ada apa memang? Boy        : Ibu saya sesak nafas, Mbak. Padahal baru saja pulang dari cuci darah. Sesaknya ga hilang2. Coass    : Ke sini naik apa tadi? Boy        : Naik angkot umum, Mbak. Coass    : # w o w anak ini# Kamu hebat sekali, mas.

Kisah Coass #1 "Obsgyn Romantis"

Gambar
Romantis dan Semangat . koleksi suami juga. Hosh, hosh... Saya sedang kabur dari jeratan buku eyang Sarwono nih. Besok masih harus ujian padahal. Haha. Gapapalah, ya. Bagaikan lonjakan LH yang bisa menyebabkan ovulasi, lonjakan rasa umub ternyata bisa memberikan keberanian buat saya untuk naro buku Sarwono di kolong tempat tidur malam ini. Baik2 ya di sana, beybi.. #terkekek Well, obsgyn.. Stase yang kata coass2 Moewardi paling melelahkan, tapi herannya tetap menjadi salah satu stase favorit. Kenapa favorit? Masing2 orang punya kesannya sendiri2. Kalau menurut saya, stase obsgyn menjadi favorit karena stase ini amatlah sangaaat romantis