Postingan

Menampilkan postingan dengan label Iseng

Sarang Kodok #3 : Prinsip & Cara Kodok

Gambar
Nah... Poin2 “ kelola latte factor ” itu gue dan lakik terapin juga dalam proses membeli, memperbaiki, dan mengisi “Sarang Kodok”. Dont get me wrong, ya : poin2nya aja. Lakik gue itu bisa dibilang high standard. High standard itu bukan berarti pecinta barang mahal dan branded loh, ya. Kalo yang harganya 5000, tapi masuk di kualifikasi standardnya dia, ya bakal milih yang ini. Dia ga bakal milih produk dari merk terkenal, tapi sebenarnya overpriced, secara kualitas sebenarnya so-so. Jadi jangan sampai gue memilih sesuatu dengan alasan, “yang ini lebih murah, Nda.” Dia bakal sama sekali ga suka kalo gue abai dengan kualitas. Kalo dia udah keluar kalimat, “inget apa kata kanda?” itu tandanya kelar udah hidup gue *lebay* Dia cuma minta, “kalo kamu mau yang murah. Yang diturunin itu harganya. Bukan standardnya. Bukan seleranya.”  nah loh.. Berat ga tuh hidup gue? *chuckles* Trus apa yang gue dan lakik gue lakukan? Mencari, mencari, dan mencar...

Menyapa Samudera : Terbahagia

Gambar

Cacicu Bala-Bala

Gambar
For your information, berat badan istri maskodok 2 bulan lalu adalah 53 kg. Dan baru saja ia menimbang, surprisingly jarum timbangan berada di angka 46 kg. Nyehehehe.. *puas* *tanpaperencanaan* *tanpadiet* *pamer* *ujub* Semoga bukan gegara timbangannya rusak. Kalo begini, bolehlah istri maskodok nyicipin cheese pizza seloyang dualoyang. Raaawwrr. Shes totally craving a cheese pizza right now. Haauum. Sekian.

Untuk Teman Sejawat

Gambar
Puluhan purnama kau lalui Kini gagah tapaki pagi Didamping pelita hati, disaksi sang mentari Terbangun dari mimpi Terjun berkubang realiti   Engkau.. Bagai Abilawa pd Baratayudha Terdepan, tergigih, termarah Mengadu sakti dengan patologi negri Semaraknya aborsi Tbc hingga mati Balita kurang gizi Kematian ibu tinggi Malaria, polio, morbili...   Heei... Ini bukan perkara jenaka, ayunkan gadamu! Ini bukan pula seloka, hunuskan pancanakamu! Ini jalan kita menuju surga, lurus ke depan mengabdi, berbalik peduli, ke kanan empati, ke kiri berbagi. Jangan engkau khianati. Ini jalan kita menuju surga, majulah... Selamatkan negri ini, sehatkan generasi pertiwi. Ini jalan kita menuju surga, Surga... sebuah tempat dimana dokter sudah tidak perlu lagi ada.   ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥ Agustus lalu. Se...

Untuk Ummi Abi

Gambar
Belaian lembutmu menyibak hari, hingga senja tiada lelah. Menyapu rintangan mengubur keluhan, pastikan nafasku hanyalah bahagia Ibu.. Terimalah... sejuta baktiku di telapak kakimu. Irama langkahmu menghentak pagi, bertukar peluh menanam asa. Membangun keyakinan membentang harapan, masa depanku megah bercahaya Terima kasih ayah, peluhmu kujadikan ilmu. ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥ Puisi persembahan dariku untuk ummi abi, ketika sumpah dokter agustus kemarin :)

Positive

Gambar

My chairmate, Mieke Eka Putri :)

Gambar
Aku baru saja disapa dengan manis oleh mami mieke :) bahagia! Siapakah mami mieke? Ia adalah my chairmate ketika kelas 2 SMA. Kebayang kan betapa baik hatinya orang tersebut. Ia sudah bersedia mengorbankan harga dirinya untuk berbagi meja denganku, seorang anak udik dan bully-able di salah satu SMA jakarta yang bonafid dan "keras" jalannya. Terima kasih banyak, mieke :") Mieke itu pintar sekali menulis. Di usia tersebut, ia sudah memiliku loyal readers. Lucu sekali deh caranya. Ia menulis novel atau cerbungnya di buku tulis. Ia benar2 menulisnya dengan jari2 marsmelownya (karena berwarna putih, bertekstur empuk, dan berpostur buntek. Bekekek). Dan di sekolah, ada saja yang menanyakan, "kelanjutannya udah ada, miek?" Emejing banget dah ni bocah! Kemampuan menulisnya handal sekali, imajinasinya pun aw aw. Apa sih karunia terbesar seorang penulis, selain kebrilianan mengolah ide yang brilian? Dan mieke punya banget! Dan kini... Aku kangen sekali dengan mieke ya...

Day 1. Jakarta – Rantau Prapat : Aku Yakin Ini Ujung Dunia!

Gambar
He’dhyarr! Serasa ada kembang api muntup-muntup di kepala, begitu satu bulanan yang lalu kanda nge-wa, “Sayang, tiket ke Medan dan Aceh sudah di-issued.” Dalam rangka apakah kami ke Medan dan Aceh? Jawabannya simple : silaturahim . Tidak ada yang dapat menggantikan silaturahim secara langsung kepada saudara, tidak facebook-twitter-sms-telpon-blog-IG, atau shortcut2 silaturahim lainnya. Lensa dan retina mata tetaplah perangkat terjitu untuk memotret sebuah momentum, saling berjabat tangan pun tetap jadi yang terdepan untuk mengungkap sebuah dukungan, dan papil2 lidah pun tetap deksriptor terbaik dari cita rasa para makanan. Hloh? Ujung2nya makanan. Hehe. Oke, oke… Kami ke sana karena kami mendapat undangan pernikahan dari teman kami, si Vera. Ia menikah di Rantau Prapat (266 km dari Medan). Berhubung sudah sampai sana, sekalian saja silaturahim juga dengan komponen biotik abiotiknya Medan dan Aceh. Ya ga? Semakin mendekati tanggal keberangkatan, paksuami semakin kumat obse...

Emak Galau

Gambar
Pengen banget ini, Ya Allah. Tapi aku harus tahaaaaaaan. Tidak tidak tidaaak. Ini termasuk ujian kesabaran. Ini juga termasuk ujian keteguhan. #iyaapa. Tapi aku sungguh ngiler, Ya Allah... #ngeces #tissuedongtissue #emakgalau

Gombal #6

Gambar

Stellio

Cicak itu melirik ketus. Ketus, seperti akan meletus. Plis. Saya tidak tau, saya salah apa padanya. Kemarin saya cuma mengajaknya berkenalan. Make a friend antar spesies apa salahnya? Mungkin saja ia bisa membantu saya memakan nyamuk, anak nyamuk, bapak nyamuk, dan tetangga nyamuk yang akhir2 ini seringkali tidak sopan berkunjung ke rumah kontrakan, walo saya tidak pernah mengundang mereka. Tapi kenapa cicak itu ketus? Padahal kemarin saya hanya menyapa, "Halo. Saya Mulki. Kamu?"  Ia menoleh, menatap saya. Yess! Betapa saya sempat senang hanya karena cicak itu menoleh. Karena saya tidak mau kehilangan perhatiannya, lantas saya tanya lagi, "sudah bersuamikah?" Tapi demi mendengarnya, ia langsung pergi begitu saja. Pergi dengan sangat tergesa. Oh, man... Kenapa dia? Sungguh, saya tidak ada niatan merebut suaminya. Lantas, kenapa ia langsung lari begitu? Tidak, tidak. Saya tidak jera. Perbincangan antar spesies harus tetap berjalan.

Kisah Coass #7 "Must Do"

Gambar

Dua Empat

Gambar

Kisah Coass #6 : "Prahara Interna"

Saya sekarang sedang di minggu ketujuh interna. Normalnya, minggu depan adalah minggu ujian saya. Namun, saat ini saya sedang menghadapi prahara. Jadi, saya masih terancam tidak bisa ikut ujian minggu depan. Ya, adaa saja prahara. Maka sudah sepatutnya saya berbahagia. Karena prahara memang tidaklah pernah buruk. Prahara itu membaikkan, justru. Bagaimana tidak jika arti “Pra” adalah sebelum, sedangkan “Hara” adalah nutrisi yang dibutuhkan untuk metabolisme dan berkembang. Jadi bisa disimpulkan, prahara adalah suatu kejadian atau proses yang harus dilewati demi mendapatkan bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya. #terkekeh

Politik Rumah Tangga

Gambar

1st Anniversary

Gambar
Ini hadiah buat kanda. Semoga kanda senang :D Ini linknya : syalalabumbum . Suka ga, Nda? Syuuuukhhaaaa, kaaaan? 0,0 #melotot

Kame-kame Ha-ha

Gambar
Kanda ama Mas Gusti

Resep Macaroni Schotel

Gambar
Macaroni Schotelnya :D Sudah ada yang pernah bikin macaroni schotel? Mudah, ya.. Beberapa waktu lalu saya bikin macaroni schotel sebenarnya untuk memuaskan lidah saya menari2 dan gigi saya meloncat2, karena suami saya ga begitu suka makan yang begini ini. Suami doyannya sayur asem, pepes, urap, jus apel tauge, dll. Makanan penuh keju kaya macaroni scotel, pizza, mayonnaise dll, cuma diicip dikit2. Hihiii… jadilah macaroni scotel ini dibagi2 ke tetangga (tetangganya di UIN. Jauh banget. Haha) Ohya bentar, sebelum melanjutkan. Hanya ingin mengingatkan, karena mayoritas Sobba dan Sobbi mungkin sudah tau hal ini :) Lambang satuan gram yang sesuai dengan Satuan Internasional (SI) itu g , bukan gr. Coba lihat saja kilogram. Lambangnya kg, kan? Lantas bagaimana bisa gram menjadi gr? Tidak sejajar. Lihat contoh lain; Kilometer : km, meter : m. Jadi kilogram : kg, maka gram : g. Setuju? #Saya sempat ngotot2an sama pembimbing skripsi saya tentang hal ini. Haha. CMIIW. Yu...

Resep Pepes Tahu Sehat Enyak Pintar

Gambar
Dijepret sama kamera hp sonerexminipro.  Baru pertama kalinya ngisi blog dengan konten resep masakan. Hehe... Sebenarnya masakan yang akan saya tulis resepnya di sini sangat mudah, kalo ngaku cewek bisa deh nerka2 apa aja bahannya dan bagaimana cara bikinnya. Saya hanya ingin pamer :p ups, mendokumentasikan masakan bukan sehari2 apa aja yang sudah saya bikin untuk suami. Uuum... sebelum ini pernah bikin brownies kukus. Tapi berhubung gagal, pamernya nanti aja. Komposisi bahannya mesti diujicoba lagi. Kapan uji cobanya lagi? Kalo trauma gagal bikin browniesnya sudah hilang... Huks! :P Inilah resep pepes tahu sehat enyak pintar ala kodok pita : Bahan : 3 √8 tahu putih besar |0 - i 2 | telur 45(⅔-⅗) Cabai merah, iris bentuk lidi. |5 - 6|  Wortel, iris bentuk lidi. 2000 ‰ Hati ayam rebus, iris bentuk dadu Garam < keasinan √441 – 1 daun kemangi Sereh Daun bawang, iris tipis2 Ebi Cabai rawit, sebagai selipan. ∑ (Daun pisang + 2 biting) ...

Mikir Berat

Gambar
  Bantuin mikir dong. Bagaimana, ya? ;(