Postingan

Menampilkan postingan dengan label anjani

Menyapa Anjani; Katarak

Gambar
Assalamu’alaykum, Anjani. Jika melihat orang yang terkena katarak, terbersit rasa iba dalam hati. Fungsi penglihatan mereka menurun. Padahal.. mampu melihat secara jelas adalah nikmat yang tak hingga; melihat suami, melihat anakcucu, melihat ikan menari-nari, melihat bunga warna-warni, dan melihat segala ciptaanNya. Sedangkan... Orang yang terkena katarak, memiliki lensa mata yang keruh. Akibatnya, penglihatannya kurang terang, kabur, tidak jelas. Sehingga mereka jadi sering salah melihat, bahkan ada yang tidak mampu melihat sama sekali. Hm.. aku jadi teringat akan hati. Sepertinya hati memiliki kemiripan dengan lensa mata. Jika hati kita keruh atau kotor, kemampuan melihatnya pun akan menurun. Hati melihat? Hey, pernah kan kamu mendengar istilah mata hati? Iya.. Jika hati kita bersih, kita akan sadar dengan keadaan. Jika hati kita bersih, kita akan peka dengan kebaikan. Namun jika hati kita keruh, kita akan sulit untuk melihat dan membedakan mana kebenaran, mana kesalahan. Jik...

Menyapa Anjani; Menjaga Harta

Gambar
Assalamu'alaykum, Anjani  Seperti yang sudah kita tau, salah satu kewajiban seorang istri adalah menjaga harta suami. Dan yang disebut kewajiban tentu berbeda dengan wewenang. Jika kewajiban bersifat tidak boleh jika tidak, tapi wewenang itu artinya hak seseorang. Dan apa yang disebut harta? Dijawab benderang olehnya yang terpuji segala hal tentangnya, bahwa harta laki2 meliputi tiga; yaitu hati, lisan, dan istri yang berada dalam kondisi baik. Maka sesuai kalimat pertama, seorang istri tidak boleh jika tidak....     Alfa ) Melindungi hati suami agar tetap dalam bingkai syukur; dengan berterima kasih ketika diberi uang belanja, juga sambil mengerti, juga mendoakan, juga ikhlas. Maka tidak seharusnya ada makian, omelan, bahkan gerutuan yang menjadi salah satu saja komponennya.     Beta ) Melindungi lisan suami agar selalu berkata baik. Karena apa yang keluar adalah tergantung apa yang masuk, maka apa yang dikatakannya tergantung apa yang ia dengar, ia rasa, ia...

Menyapa Anjani; Gelas

Gambar
Assalamu'alaykum, Anjani    Pernahkah kamu merasa bahwa gelas2 ini ada miripnya dengan kita- manusia? Tilikan ini bermula saat aku makan siang di sebuah rumah makan sederhana, yang memiliki bentuk dan ukuran gelas sama untuk semua jenis minumannya.   Saat diisi air putih, gelas itu harganya 1000. Saat diisi teh hangat, harganya menjadi 2000. Jika kita pesan susu kedelai, kita harus bayar 5000. Beda lagi jika diisi beras kencur, kunyit asem, atau es kelapa. Dan saat diisi jus mamamia, wah.. harganya mencapai 15.000.   Kudapati yang membedakan harga gelas satu dengan gelas yang lain adalah isinya. Sedang wadahnya, akan dikembalikan. Pun kita- manusia, pengamalan syahadah dan konsekuensinya adalah pembeda derajat satu dengan lainnya, sedangkan raga akan dikembalikan ke muasalnya, yaitu tanah.