Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2010

Qs for Brutus

Gambar
Hai, seseorang pada masa lalu. Lama kita tidak berbincang lepas seperti dulu. Perihal soal-soal sulit. Atau dinamika lingkungan yang kita rekayasa, sekaligus merekayasa kita. Tentang Negara Indonesia kita. Tentang cita2 hamba akhir zaman, yaitu mencapai kesholihan. Juga tentang kisah kecut manis para remaja, cinta omnya onyet. Hampir semua hal, we talked to each other. Till trifling thing, kaya bosan sama makanan di rumah, jerawat yang tak kunjung beres, juga tentang iklan baru yang ada di televisi. Haha, how austis we were!
Hai, seseorang pada masa lalu, bukan masa kiniku. Kau adalah salah satu orang yang saya kenal dengan semangat kontribusi terbesar kepada negaranya, kini masihkah? Semoga, ya. Saya selalu bahagia hati. Bahagia ketika kau jaharkan isi pikiran dan isi hatimu tentang Indonesia kita, dan maksud baikmu terhadap Indonesia kita. You infected me your crazy awareness about our Indonesia, you forced me to think and feel, opened eyes and heart, challenged me to act something f…

Caldok Bicara Tentang "Guru"

Gambar
Agama. Kedamaian. Jelas, pembawa kedamaian bukanlah preman bis kota yang suka malakin orang sembarangan.  Bukan pula seseorang yang memainkan gitar, tapi ternyata dirinya sama sekali tidak mengerti not doraemon, eh, doremifasollasidoo. Pun, pembawa agama yang baik mesti seseorang yang mengerti bagaimana menyampaikan berbagai keindahan beragama. Butuh yang kaya gitu. Usted tiene mi palabra. La verdad, amigo.
Sepakat kan, secanggih apa pun grand piano, yang memegangnya haruslah orang yang mengerti nada, orang yang memiliki jiwa dengan dentingan tuts hitam putih piano, orang yang mencintai piano! Pun guru matematika, pun guru memasak, pun guru-guru yang lain, termasuk guru “agama”. Mereka adalah orang yang mesti sudah merasakan keindahan yang diajarkannya… Usted tiene mi palabra. La verdad, amigo.
Okelah, saya adalah calon dokter. Bukan calon guru bergelar S.Pd. Tapi boleh dong ya saya bicara tentang rugu-rugu,  karena pun pada realitanya, minimal saya adalah guru bagi adik2 saya tentang…