Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2008

Me At 2008 (part 2)

Mei
LKMM Wilayah 3. Banyak pelajaran baru juga teman2 baru yang saya dapat dari training yang sangat membuat lelah ini. Gimana ga? Dari pagi sampe menjelang pagi lagi plus tugas2 yang makin menyita waktu tidur, dan pas trainingnya boro2 nyolong waktu tidur, wong muter otak mulu. Dari FK UNS, selain saya, ada SN, Yovan, dan Mbak Anita. And you know? Saya bolos praktikum, loh. Ada surat izinnya sih, tapi tetep aja, hebat banget! Mana ada orang yang berani ga ikut praktikum, lab PK apalagi! Hahaha... saya si cuek aja. Toh, ga ada responsinya tha? Piss...

Hadiah dalam bulan ini adalah selain menjadi salah satu peserta terbaik LKMM, saya lulus blok endokrinologi. Padahal ujian komprenya tuh 2 hari ba’da LKMM, dan persiapan saat itu benar2 masih nol. Subhanallah...

Di bulan ini juga diselenggarakan Try Out SNMPTN BEM FK UNS buat adek2 SMA kelas 3. Event ini dilimpahkan ke angkatan saya, 2007. ini benar2 momen penyatu angkatan, tapi saya sih lebih merasa ini momen pembuktian! Sungguh. Pada awal…

Me At 2008 (part 1)

Januari
Solo banjir! Dimana2 banjir, termasuk Jakarta. Tapi karena saya mahasiswa Solo, saya turun posko di Solo saja. Di Jakarta pasti sudah punya relawannya sendiri. Sedih dan haru mewarnai awal tahun 2008 ini, melihat kakek nenek yang kedinginan di pengungsian dan melihat adik2 kecil batuk pilek tapi berusaha tetap ceria. Betul2 pengalaman tak tergantikan. Semoga Solo cepat membaik, semoga Jakarta cepat membaik, semoga Indonesia cepat membaik.

It’s time for MUKERNAS! Kiprah pertama bersama BEM FK UNS, walau status saya ga jelas. Benar2 anak bawang. Pengurus BEM bukan, peserta magang juga bukan, ditarik2 aja buat bantu2 acara ini. Alhamdulillah, dikasih kesempatan buat belajar dari senior2 BEMFK UNS yang saya banggakan *saya punya alasan jelas* dan di momen ini pula perkenalan pertama saya dengan ISMKI a.k.a Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia.

Januari penuh debut kiprah! Januari diakhiri dengan MUSKERWIL di Jogja. Masih belum menjadi apa2nya BEMFK UNS, tapi sudah diutus menjad…

Bertahanlah Palestina!

Gambar
By Republika Newsroom
Minggu, 28 Desember 2008 pukul 04:57:00


KOTA GAZA -- PM Israel Ehud Olmert mengatakan operasi pesawat pembom Israel di jalur Gaza mungkin akan berlangsung beberapa lama.

BBC dalam situsnya mewartakan, pesawat-pesawat pembom F-16 Israel melancarkan serangkaian serangan udara di Jalur Gaza menewaskan sedikitnya 200 orang, demikian petugas medis setempat.

Kebanyakan mereka yang tewas adalah polisi dari gerakan militan Hamas yang mengontrol Gaza, namun perempuan dan anak-anak juga menjadi korban, kata pejabat di Gaza.

Sekitar 700 lainnya terluka, ketika roket menghantam markas dan bangunan milik Hamas, demkian tambah para pejabat tadi.

DAYLIFE.REUTERS

KORBAN SERANGAN -- Korban pembantaian serangan udara Israel bergelimpangan di jalan-jalan. Sebagian korban adalah warga sipil.CNN melaporkan korban telah mencapai 205 orang.


PM Israel Ehud Olmert mengatakan operasi itu mungkin akan berlangsung beberapa lama, tetapi ia berjanji untuk menghindari krisis kemanusiaan di wila…

Loyalitas Beralasan

Belakangan ini,
kata-kata “amanah tak boleh diminta, juga tak boleh ditolak”,
seolah-olah sudah menjadi jargon orang2 dalam lobi-melobi.

Sering sekali saya dengar,
yang membuat saya tersenyum juga menghela nafas.

Yang jelas…
Saya tak mau jadi manusia tanpa esensi.
Yang manja dengan kehebatan kata loyalitas.
Yang terbuai oleh kedahsyatan kata wajib dan harus.
Saya hanya ingin, ketika ada yang bertanya,
“kenapa kamu melakukan ini dan itu?”
saya bisa menjawabnya dengan yakin.

Mulki Rakhmawati
-lagi minggu2 exam nih...-

Love, Brain, Heart, and Around.

Talking about love, once again, talking about love, not true love… is talking about, hm… sumthing freak. Heheh… why? Long time ago or today, many people are trapped in same probs, clise but never be out of date. But for u, youth, the bottom line is, don’t let ur heart overrun ur brain. Make them both work together in sync… don’t be a narrow minded one! Negara kita masih punya banyak utang, coyy!

Mulki Rakhmawati
-humanize human…-

@ Mbak Mukayah
Yang selalu nemenin Mulki kecil waktu dulu gada orang tua, take care, yah... Pokoknya saya tetep ga mau Mbak Mukayah jadi TKW. Saya takut gara2 pemberitaan2 di media massa. Ga mau ada apa2.

@ Ralex
Behave yah di kantor. Jangan lupa traktiran gaji pertamamu, loh…

@ Onyon
Banyak unsur kesia2an dalam menanti, saya pilih untuk menjadi tetap merdeka sajalah.

MULK -i

Dulu saya sering banget tanya ke orang tua, kenapa saya dinamain Mulki? Kenapa ga Sarah? Fatimah? Aisyah? Khadijah? Maymunah? Atau Siti Karomah? Heheh. Bukannya saya tidak bersyukur, saya senang sekali! Tapi saya merasa harus tau alasannya apa, kenapa? Karena teman2 saya banyak yang nanyain! “Nama lo unik banget, Mul. Artinya apa si?” “Kok kamu dinamain Mulki sih?” “Siapa? Mulki? Kok seperti nama cowok sih.”

Banyaklah komentar dari teman2 tentang nama saya yang memang beda , tapi amat saya sukai ini (mulai narsis… heheh). Kadang kalo lagi aneh (emang lo kan selalu aneh, Mul! Heheh), saya suka ngucapin nama saya sendiri berulang kali (akibat narsis stadium akhir, heheh) iyaya, aneh… mulki mulki mulki mulki….

Lantas jawaban orang tua saya apa? Yaaah, kalian pernah jadi anak kecil, kan? Pasti tau rasanya nanya sesuatu, tapi ternyata kita ga dapet jawaban yang diinginkan. Rasanya mangkel piyeeeee gitu. Heheh... (dari kecil saya bakat ngambegan banget, ya? Eh, ga ding!)

Tapi orang tua say…

Jangan Biarkan Mereka Liar

Memang… tanaman liar tetaplah tumbuh walau tanpa kita siram, pupuk, atau siangi dari hama. Tidak diurus. Tapi jadinya tanaman apa? Liar. Begitu juga dengan manusia. Contoh… seorang adik. Mereka tetaplah hidup tanpa nasehat2 dari kakaknya. Tetaplah hidup tanpa pelukan hangat kakaknya. Tetaplah hidup tanpa aturan demi aturan protektif kakaknya. Tapi bandingkan taman yang dibiarkan liar dengan taman yang terurus. Samakah? Tentu tidak.

Mulki Rakhmawati
-ga gampang euy jadi kakak…-

Bapak Kontrakan Said...

Baik, emang apa sih yang biasanya dipesankan oleh seorang bapak kontrakan (yang selanjutnya akan saya sebut dengan bapak saja-red)? Yang umum sampai yang khusus. Yang umum, yaaa memesankan agar jangan lupa kunci pintu dan gerbang saat malam hari, biar aman dan tentram gitulah tidurnya. Atau kalo ada yang atap kamarnya bocor, segera lapor, biar segera bisa ditindaklanjuti, kan kasihan kalo mesti tidur di samping ember2. Heheh. Yang khusus misalnya, ”Mbak Mulki, kalo mau mudik, jangan lupa kunci jendelanya juga, ya. Diselot gitu. Takut ada apa2. Nanti kalo ada yang hilang gimana?” Atau, ”Mbak Mulki, kalo mudik, balik ke sininya lagi jangan lupa bawa oleh2, ya.” Heheh. Ga ding. Yang terakhir bohong banget, fitnah, fitnah! Heheh. Itu bukan pesan bapak, melainkan pesan teman2 saya di Solo yang kayanya emang perutnya kelaperan mulu minta makanan. Heheh.

Terus apa lagi dong pesannya? Gini... “Mbak Mulki, kok naik motornya banter tenan tha? Hati2...” Yaa, yaa... Kayanya sih emang bapak perna…

Tak Berumus

Kaya miskin adalah fenomena tak berumus. Kerja keras tak selalu berujung kaya. Kemalasan juga tak selalu berujung miskin. Tapi Allah menghargai orang yang berusaha, bekerja keras, dan memeras keringat demi mencapai apa yang dia inginkan.

Dengan segala kerendahan, berjuanglah, kawan… Untuk dunia kita. Untuk akhirat kita.
Dengan segala kerendahan, memohonlah, kawan… Untuk dunia kita. Untuk akhirat kita.

Pulang Kampung!

Saya sekarang lagi ada di rumah. Gila. Benar2 tidak habis pikir memang. Tapi apa daya, keinginan hati ingin berjumpa dengan penghuni rumah ini benar2 tak terelakkan! Sabtu, 6 des 08, 8.15 tadi baru saja sampai. Senin malam harus berangkat lagi meninggalkan Jakarta.

Menyesal? Tidak sama sekali. Menangis? Sekarang tidak, mungkin Senin malam. Hehe... Kalo dibilang, "ah, bikin capek doang, Mul!" atau mungkin ada komentar lain, "cuma buang2 ongkos." yaa, saya ga bisa bilang kalo komnetar itu salah. sebenarnya kalo saja saya mau menunggu, 2 minggu lagi sebenarnya ada waktu 12 hari untuk pulang kampung. tapi sekali lagi, apa daya? saya sudah merasa "enough" dengan segala urusan di sana. Oh, jadi pengen kabur? oke, saya jawab. YA. tapi insya Allah saya akan kembali dengan tenaga baru.

Setidaknya 3 hari ini, sekali lagi 3 hari ini, saya bisa makan enak tanpa buka dompet. haha... bisa ngenet gratis 24 jam tanpa takut kena jam malam. hihi... bisa mencium tangan umi ab…

Mekarlah Sakura

Tekad saja tidak cukup untuk membuat sakuramu mekar, Mul! Tidak cukup...

Cheers!!

Di saat banyak hal yang bisa membuatmu menggerutu, pilihlah untuk tetap tersenyum. Cheers, Mul!