Untuk Teman Sejawat

Puluhan purnama kau lalui
Kini gagah tapaki pagi
Didamping pelita hati, disaksi sang mentari
Terbangun dari mimpi Terjun berkubang realiti  

Engkau.. Bagai Abilawa pd Baratayudha
Terdepan, tergigih, termarah
Mengadu sakti dengan patologi negri
Semaraknya aborsi
Tbc hingga mati
Balita kurang gizi
Kematian ibu tinggi
Malaria, polio, morbili...  

Heei... Ini bukan perkara jenaka, ayunkan gadamu!
Ini bukan pula seloka, hunuskan pancanakamu!
Ini jalan kita menuju surga, lurus ke depan mengabdi, berbalik peduli, ke kanan empati, ke kiri berbagi. Jangan engkau khianati.
Ini jalan kita menuju surga, majulah... Selamatkan negri ini, sehatkan generasi pertiwi.
Ini jalan kita menuju surga, Surga... sebuah tempat dimana dokter sudah tidak perlu lagi ada.  

♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Agustus lalu. Semoga amanah, TS ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sarang Kodok #2 : Mencari Kompor

Rumah #4 : KPR

Day 1. Jakarta – Rantau Prapat : Aku Yakin Ini Ujung Dunia!