Lisan Yang Tak Terucap

Untuknya...

Mungkin karena saya yang jarang mendoakanmu. Mungkin memang salah saya juga yang akhir2 ini tidak terlalu memperhatikanmu. Banyak hal kurang berkenan yang kamu lakukan. Maaf, saya tidak bisa menzahirkannya. Bisakah kamu mengerti sendiri? Mau saya ingatkan berapa kali? Memang tiada kata lelah dan harus selalu sabar dalam nasehat-menasehati, tapi tolong hargai. Kamu anggap apa ucapan saya selama ini? Sering bilang faham, atau kamu hanya pura2 faham? Sejujurnya banyak kekecewaan yang saya rasakan atas dirimu. Maaf jika sedikit banyak saya berubah, hati saya bilang bahwa saya kurang berkenan. Tapi sudahlah, toh mungkin itu salah saya juga yang jarang mendoakanmu...

Komentar

Pos populer dari blog ini

Sarang Kodok #2 : Mencari Kompor

Rumah #6 : Deal! Alhamdulillah :)

Rumah #4 : KPR