Nabi Isa AS (2) "turun kembali ke dunia"


Menara Putih.

Postingan ini adalah sambungan dari postingan sebelumnya, masih bertema tentang Nabi Isa AS. Tapi kali ini, kita akan belajar bersama tentang Nabi Isa AS di masa yang akan datang, akhir zaman. Mengimani Allah sebagai Tuhan, berarti harus mengimani Sifat2 WajibNya dan Asmaul HusnaNya juga. Mengimani Nabi dan Rasul2 Allah berarti juga harus mengimani risalah dan mukjizat2 yang mereka terima. Begitu pula dengan mengimani Hari Kiamat, sudah sepatutnya kita mengimani komponen2nya; bahwa akan ada Dajjal, Imam Mahdi, dan turunnya Nabi Isa AS sebelum tibanya hari kehancuran.

Pada suatu hari, Rasulullah SAW sedang berkhutbah kepada kaum muslimin, khutbah beliau kali ini adalah khutbah yang paling banyak menyebutkan kata Dajjal. Beliau meperingatkan kaum muslimin agar berhati2 terhadap fitnah Dajjal. Lalu seorang sahabat, bernama Ummu Syuraik, bertanya kepada Rasulullah, “ Wahai Rasulullah, dimana orang2 Arab saat itu?”  Rasulullah menjawab, 

“Orang2 Arab pada waktu itu sedikit jumlahnya dan kebanyakan mereka berada d Baitul Maqdis dan imam mereka seorang yang saleh. Ketika imam itu maju untuk shalat shubuh bersama mereka, tiba2 Isa bin Maryam turun di antara mereka, maka imam itu pun mundur lagi ke belakang dan mempersilakan Isa AS menjadi imam. Isa AS meletakkan tangannya di antara kedua pundak imam itu, lalu berkata “Majulah dan shalatlah, karena shalat ini telah diiqamati untukmu.” Imam itu pun mengimami shalat mereka.

Seusai shalat, Isa AS berkata, “Bukalah pintu itu” Pintu pun terbuka, tetapi di belakang pntu itu Dajjal berdiri bersama 70ribu orang Yahudi. Semuanya membawa pedang berhias dan berpakaian mewah. Setelah Dajjal melihat Isa AS, ia segera menghilang di tengah massa bagaikan garam larut dalam air dan lari menjauh. Isa AS berkata, “Saya punya pukulan yang tidak bisa kau tandingi.” Akhirnya ia mendapatkannya di pintu Lud Timur dan membunuhnya, dan Allah mengalahkan orang2 Yahudi. Tidak ada sesuatu pun di muka bumi ini yang dapat dijadikan tempat bersembunyi orang Yahudi. Dimana saja mereka bersembunyi, Allah jadikan benda tempat bersembunyi itu dapat memberitahukan, baik benda itu berupa batu, tembok, pohon, ataupun binatang. Kecuali pohon gharqad (pohon berduri), karena pohon itu termasuk  salah satu pohon mereka. Semua benda itu berkata, “Hai hamba Allah yang muslim, di sini terdapat orang Yahudi, kemarilah dan bunuhlah dia.”

Maka Isa bin Maryam menjadi penguasa dan imam yang adil di tengah umatku. Ia menghancurkan salib, membunuh babi, membebaskan jizyah (pajak yang dikenakan kepada nonmuslim), dan meninggalkan zakat; baik zakat kambing atau unta. Tidak ada lagi pertengkaran dan permusuhan. Binatang2 berbisa pun tidak berbisa lagi, sehingga anak kecil bisa memasukkan tangannya ke mulut ular tanpa berbahaya, seorang anak perempuan kecil dapat membuka mulut singa tanpa berbahaya, serigala di tengah2 kambing bagaikan anjing penggembalanya. Dunia penuh kedamaian seperti sebuah wadah penuh dengan air; tidak ada perselisihan pendapat dan tidak ada yang disembah selain Allah. Tidak ada peperangan lagi dan suku Quraisy mendapatkan kembali kerajaannya.” (HR. Ibnu Majah) shahih.

Para ulama sepakat, bahwa Nabi Isa AS masih hidup, hanya diangkat oleh Allah jasad dan ruhnya, dan akan kembali turun ke dunia di daerah Damaskus pada akhir zaman nanti. Hal ini tidak diragukan, berdasarkan; AlQuran, Hadits, dan ijma. Tidak ada pengingkaran atas hal ini, kecuali oleh para filsuf dan orang2 yang tidak beriman.

“Saat dia seperti itu, Allah mengutus Isa bin Maryam; ia turun  di menara putih di Damaskus timur. Ia berpakaian dua potong, dengan memegang sayap malaikat. Bila ia mengangguk maka kepalanya meneteskan air, dan bila menengadah maka kepalanya meneteskan butir2 air bagaikan mutiara. Setiap orang kafir yang mencium baunya pasti mati, dan nafasnya mencapai jarak sejauh mata memandang. Ia mencari Dajjal sampai mendapatkannya di Babul Lud dan membunuhnya.” (HR Muslim, Ahmad, Ibnu Majah, dan Abu Dawud)

Nabi Isa AS, di akhir zaman nanti, kembali turun ke dunia masih sebagai Nabi. Tapi tidak lantas ia disebut sebagai nabi terakhir, tidak. Nabi terakhir tetaplah Nabi Muhammad SAW. Karena Nabi Isa AS nanti akan menauhidkan Allah dengan syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, bukan dengan syariat baru. Dan setelah ia menyelesaikan amanahnya (menauhidkan Allah dan membunuh Dajjal), ia akan wafat.

“...Isa AS akan berada di bumi selama 40 tahun, kemudian meninggal dan orang2 muslim menshalati jenazahnya.” (HR. Ahmad)

Dan Sobba dan Sobbi, turunnya Nabi Isa AS di akhir zaman nanti bukanlah tanpa hikmah. Semua yang Allah ciptakan, tuliskan, dan takdirkan sungguh saling berkaitan dan berhikmah.  Takdir diturunkannya Nabi Adam AS dari surga ke dunia pun berhikmah, yang sudah tertulis lengkap bahkan dari 40 tahun sebelum diciptakannya Nabi Adam AS itu sendiri. Dan kali ini kita sedang mencari hikmah turunnya kembali Nabi Isa AS ke dunia. Bismillahirrahmanirrahiim...

Hikmah pertama adalah untuk mematahkan keyakinan orang2 yang mengklaim telah menyalib mati Nabi Isa AS. Allah akan membuktikan bahwa bukan seperti itu adanya, bahwa yang mereka salib adalah orang yang dimiripkan dengan Nabi Isa AS, bukan Nabi Isa AS itu sendiri.


Hikmah kedua adalah menggugurkan pengagungan yang berlebihan kepada Nabi Isa AS seperti yang sekarang ini terjadi, bahwa ia adalah anak Tuhan atau penjelmaan Tuhan. Ia akan mengaku bahwa ia adalah hamba, Nabi, dan Rasul Allah. Nabi Isa AS akan menegakkan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Esa dan menyangkal konsep ketuhanan selain itu. Pun ia akan menegaskan sifat haram babi (bukan hanya babi hutan) dengan membunuh para babi, yang sekarang syariat yang dibawanya dulu sudah banyak dicederai.

Hikmah ketiga adalah menghilangkan fitnah yang ditimbulkan Dajjal dengan membunuhnya. Seperti yang dikatakan Rasulullah, bahwa Allah tidak menciptakan fitnah yang lebih besar daripada fitnah Dajjal. Dajjal adalah makhluk yang keluar pada waktu kedudukan agama sangatlah lemah, sedikit pengikutnya, dan orang2 enggan mencari ilmu agama. Dan Dajjal akan mengatakan, “Saya adalah Tuhan kalian.” Ia buta sebelah, padahal Allah tidaklah seperti itu, tidak buta. Dan tertulis di antara kedua mata Dajjal, “kafir”, yang bisa dibaca oleh orang beriman walau orang beriman itu sebenarnya buta huruf.

Hikmah keempat adalah turunnya Nabi Isa AS ke dunia karena ajalnya sudah dekat, agar ia bisa dikubur di bumi. Karena setiap makhluk yang diciptakan dari tanah pasti tidak akan mati, kecuali kembali ke tanah.
“Dari tanah itu Kami ciptakan kalian, dan kepadanyalah Kami kembalikan, dan darinyalah Kami keluarkan kalian sekali lagi.” (Thaha : 55)

Itulah beberapa hikmah yang bisa kita tangkap (mungkin masih banyak sebenarnya, kalo yang ngulas adalah ahli tafsir dan ahli hadits :p) atas turunnya kembali Nabi Isa AS ke dunia. Wallahu'alam. Semoga bermanfaat. CMIIW.

Komentar

  1. i like u blog..salam kenal ya mulki..

    BalasHapus
    Balasan
    1. trm kasih :) slm kenal juga, mbak...

      Hapus
  2. standing applause....postingan yg bagus. semoga bisa membuka mata orang2 yg beranggapan bahwa Isa AS adalah Tuhan atau anak Tuhan..

    BalasHapus
  3. jika sstu yg tertulis di atas benar, smg Allah berkahi. namun, jika ada yg krg tepat, smg Allah ampuni...

    CMIIW.

    BalasHapus
  4. saya suka tulisannya, mohon izin d share di FB ya :)

    salam kenal ^^

    BalasHapus
  5. emilia ramadyanti1 Juli 2012 16.09

    isinya sangat bagus apalagi hal ini untuk lebih mengingatkan kita manusia yang bisa lupa kapan saja...:)

    BalasHapus
  6. Kayaknya seru banget ya kejadian diakhir zaman...kalau di filmkan bakal laku keras tu.Tapi jgn sampai org kafir yg membuat filmnya,nanti mreka malah memutarbalikkan fakta.

    BalasHapus

Posting Komentar

terima kasih sudah membacanya :D dan terima kasih sudah mau komen. hehe...

Postingan populer dari blog ini

Sarang Kodok #2 : Mencari Kompor

Rumah #4 : KPR

Day 1. Jakarta – Rantau Prapat : Aku Yakin Ini Ujung Dunia!