Resume Buku Personality Plus


Dari dalam buku ini bisa kita dapatkan salah satu metode pengenalan diri melalui 40 soal yang terdiri dari pernyataan kekuatan dan kelemahan kita. Dan tidak hanya itu, di dalam buku ini pun tertulis sedikit penjabaran kekuatan dan kelemahan beserta beberapa tips penanggulangannya (kayak banjir aja ditanggulangi... ;D)

Dalam buku ini dinyatakan ada 4 karakter manusia, yaitu; Sanguinis yang Populer, Melankolis yang Sempurna, Phlegmatis yang Damai, dan Koleris yang Kuat. Empat kepribadian ini berbeda satu sama lain, namun saling melengkapi. Seperti Sanguinis yang vokal, bisa menjadi pencetus ide atau promotor, membutuhkan sang Melankolis yang baik dalam hal perencanaan, membutuhkan pula Koleris dan Phlegmatis untuk merealisasikan ide-ide cemerlang tersebut dan mengamatinya.

Di dalam buku ini tertulis peta kekuatan dan kelemahan dari tiap kepribadian. Misalnya Sanguinis yang selalu bersemangat dan ceria, namun pelupa dan kurang peka dengan perasaan orang lain. Lalu Melankolis yang menginginkan semua hal berjalan dengan sempurna, sehingga ia merencanakannya sebaik dan sedetail mungkin, namun ia bersifat introvert dan sering tidak realistis. Kemudian sang Koleris yang berkemauan kuat, tegas, aktif, dan mandiri, namun suka egois, individual, dan tidak populer. Begitu pula dengan Phlegmatis yang tenang, rendah hati, dan konsisten, ia pun memiliki kelemahan, yaitu; terliht malas dan tidak ingin adanya perubahan.

Dari semua sifat-sifat yang tertulis dalam satu kepribadian, bukan berarti kepribadian yang lain tidak memiliki potensi akan hal itu. Misalnya tertulis orang Koleris adalah orang yang berbakat pemimpin, padahal semua kita tau bahwa di tiap orang harus dan memiliki jiwa pemimpin, karena kitalah Khalifah di muka bumi ini. Lalu tertulis Melankolis adalah perencana dan pengamat yang baik (analytical), padahal si Florence Littauer-nya sendiri pun adalah seorang Sanguinis, yang ternyata bisa mengamati orang dan mengambil berbagai macam kesimpulan dari penglihatannya itu.

Dan hasil tes ini pun tidak berarti pembenaran atau pewajaran atas kekurangan yang ada, misalnya ”Ah, biar aja gw males nulis, kan gw Sanguinis, biar yang Melankolis aja yang nyatet.”


Mulki Rakhmawati

- ketikan zaman SMA, gapapalah diposting ajah :D -

Komentar

  1. hambatan utama bagi jiwa2 yang aktif adalah sifat2 pragmatis, procrastinate, apalagi sampai pada tahap hipokrit ...

    smg kita dihindarkan dr sifat2 spt ini.

    BalasHapus
  2. @kak tyo: aamiin. aih, sifat2 yg menyeramkan ;(

    BalasHapus
  3. nah,ini dia mul judul buku yang aku inget2. dulu zaman SMA, pas lq dikasih kuesioner kaya ginian sama mr. kayanya sekarang kita kudu ngasih juga ni ke adik2 mtr. bagus tuh,jadi kita bisa tau bersikap kaya gimana ke adik2.. demi mencetak generasi rabbani Indonesia.. (halah).
    dulu pernah ngetik kuesionernya, tapi disimpen dimana ya?? semoga ketemu...

    BalasHapus
  4. aku tau buku ini dari papa, disuru baca pas kelas 6 sd.. waktu itu aku coba tesnya aku sanguinis.. tapi kmaren2 ini tes lagi eh jadi melankolis.. ^^'
    iyaa aku setuju bngt klo hasil2 tes ini ga bisa dijadiin pembenaran / pewajaran akan hal2 negatif yg sbnernya masi bisa kita ubah =)

    BalasHapus
  5. personality plus adalah salah satu buku yang tak hafal di luar kepala pas masih muda dulu. Jadi inget ketika masih suka ikutan training2 leadership... Memahami yg beginian itu bukan itu mencari pembenaran, tapi untuk membantu kita memahami orang lain.
    Btw, diriku kholeris melankolis...tipe dengan tingkat stress paling tinggi..hohohoh... Golongan darah B pula...komplit...
    Berbahagialah mereka yang sanguinis dan atau phlegmatik...:p

    BalasHapus
  6. @mbak nuniek: wah, mulki tinggal bukunya di jkt. harusnya mulki bawa aja, yah.. hiks2. udah ketemu blm softfilenyah?

    @sate: sate melankolis? iyakah? tapi memang hasil tes bisa berubah kook, te. people change... heheh. tapi biasanya ga terlalu signifikan sih kalo bicara karakter.

    @dr.Afie: dulu emang lagi booming2nya, dok. pas SMP SMA. mau masuk organisasi apa gitu pasti dites. tapi slama kuliah ini kok sy jarang yah denger tes ini dipake. wah, saya juga kholeris melankolis, dok! pas dites bnr2 seimbang. berkali2 pula.

    BalasHapus

Posting Komentar

terima kasih sudah membacanya :D dan terima kasih sudah mau komen. hehe...

Postingan populer dari blog ini

Sarang Kodok #2 : Mencari Kompor

Rumah #4 : KPR

Day 1. Jakarta – Rantau Prapat : Aku Yakin Ini Ujung Dunia!