Menyapa Anjani; Katarak

Assalamu’alaykum, Anjani.

Jika melihat orang yang terkena katarak, terbersit rasa iba dalam hati. Fungsi penglihatan mereka menurun. Padahal.. mampu melihat secara jelas adalah nikmat yang tak hingga; melihat suami, melihat anakcucu, melihat ikan menari-nari, melihat bunga warna-warni, dan melihat segala ciptaanNya.

Sedangkan... Orang yang terkena katarak, memiliki lensa mata yang keruh. Akibatnya, penglihatannya kurang terang, kabur, tidak jelas. Sehingga mereka jadi sering salah melihat, bahkan ada yang tidak mampu melihat sama sekali. Hm.. aku jadi teringat akan hati. Sepertinya hati memiliki kemiripan dengan lensa mata. Jika hati kita keruh atau kotor, kemampuan melihatnya pun akan menurun. Hati melihat? Hey, pernah kan kamu mendengar istilah mata hati?

Iya.. Jika hati kita bersih, kita akan sadar dengan keadaan. Jika hati kita bersih, kita akan peka dengan kebaikan. Namun jika hati kita keruh, kita akan sulit untuk melihat dan membedakan mana kebenaran, mana kesalahan. Jika hati kita kotor, berdzikr saja akan berat, tidak tau mana yang rugi dan manfaat, terjebak dalam maksiat, ambisius perihal dunia sehingga melalaikan shalat, bahkan benci jika diingatkan tentang alam akhirat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sarang Kodok #2 : Mencari Kompor

Rumah #4 : KPR

Day 1. Jakarta – Rantau Prapat : Aku Yakin Ini Ujung Dunia!