Mas dan Mpok Kodok #10


"Kalo tentang anak, mas?" Cukup ragu aku menanyakannya.
.
"Mas ingin punya banyak anak. Lima, enam. Minimal tigalah."
.
Aku mengamini dalam hati, tapi ada yang ingin kutanyakan sedari awal. Sepertinya sekarang saatnya, pikirku. "Tapi kalo seandainya ke depannya sulit punya anak? Aku kan ada masalah."
.
"Gapapa, nduk. Ikhtiar aja. Bagi mas rezeki berkeluarga dan anak itu termasuk rezeki yang spesial, paling ga bisa diduga. Mas sudah dijawab iya saja sama kamu aja sudah seneng bgt. Alhamdulillah ada yang mau sama mas. Mas juga jadi punya abi dan ummi. Punya adik2. Ikhtiar aja, sambil perbaiki diri terus, Nduk. Semoga Allah kasih kepercayaan."
.
Sambungnya, "Mas punya senior. Sudah mas anggap sebagai kakak. Dia orang yang sgt baik, istrinya jg. Dia paling mengayomi orang2, keluarganya harmonis, selalu paling duluan jika ada orang yang lagi butuh bantuan. Tapi sampai sekarang, mereka belum dikaruniai anak."
.
"Mereka sudah ikhtiar, terapi sana-sini. Terakhir ketika mau bayi tabung, dokternya menyarankan untuk tdk usah dilakukan. Sepertinya kendala usia. Mereka menerima saran itu dg jiwa besar, lalu mereka mengangkat anak. Walau bukan anak kandungnya, mereka sayang sekali dengan anak itu. Mas jadi mikirnya, mungkin krn mereka sgt penyayang, Allah mempercayakan mereka merawat anak yang bukan dari kandungnya sendiri. Ga semua orang mau dan ga semua orang bisa, kan? Masih byk anak2 di dunia ini yang btuh kasih syg orangtua. Mungkin memang ada orang2 yang Allah takdirkan seperti itu, mereka konsen ke sekitarnya. Kaya Siti Aisyah jg begitu kan? Teman mas dan istrinya itu idola mas banget jiwa sosialnya. Temannya banyak dari sabang sampai merauke. Nanti pas kita nikah, mereka kemungkinan besar datang. Nanti mas kenalin."
.
***** Sesi tukar pikiran pasca khitbah (yang biasanya orang2 lakukan ketika ta'aruf), aku sudahi, ya. Selain 5 topik di atas, ada topik keuangan, asuransi, afiliasi politik, dan lain sebagainya. Ga asik kan? Hahaha. Lagipula ntar kepanjangan. Ga enak nyaingin utaran. Selanjutnya tentang beberapa printilan persiapan pernikahan, ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sarang Kodok #2 : Mencari Kompor

Rumah #4 : KPR

Day 1. Jakarta – Rantau Prapat : Aku Yakin Ini Ujung Dunia!