Mas dan Mpok Kodok #1


Dia adalah laki2 nekat (?). Yang langsung main lamar2 perempuan, padahal belum pernah ngobrol dengan perempuan itu sebelumnya. Jangankan ngobrol, dengar suara si perempuan pun belum pernah. Dia bilang, liat jelas wajah perempuan yang mau dilamar pun dari foto keluarga yang terpasang di ruang tamu, saat dia datang untuk melamar.
.
.
Rupanya dia pertama kali mendapat nama "mulki" di bulan Maret 2011 dari seseorang yang sudah ia anggap sebagai ayah sendiri. Lalu ia mentelusuri dan mencari informasi. Tapi dia tidak pernah sama sekali menghubungi si mulki dalam kurun waktu itu. Dan si mulki pun tidak merasa sedang ditelusur. Sama sekali enggak tau. Kalo tau kan postingan di fesbuk dan blog bisa aku bikin lebih waras dan aku bagus2in dikit2, yaa. Kuekekekkk.
.
.
Lalu di tanggal 14 Mei 2011 dia datang ke rumah orangtuaku, sendirian, memakai baju putih dengan rambut gondrongnya yang dikuncir (percis di foto rambutnya), menemui ayahku, mengenalkan dirinya siapa, dan bermaksud apa ke rumah. Alhamdulillah ayahku orangnya cool dan tetap sehat wal'afiat walau mungkin dalam hatinya ada rasa heran, "ni orang ga salah?" Mereka ngobrol dari ba'da sholat ashar sampai ba'da sholat isya. Di akhir ngobrol ayahku hanya menjawab, "saya terserah anak saya."
.
.
Begitulah. Dia datang bermodal keyakinan dan informasi dari seseorang yang benar2 dipercayainya itu. Semoga informasi yang didapat sebelumnya banyak benarnya ya, maskodok. Dan semoga keyakinan yang dimiliki berasal dari petunjuk Allah SWT 😂😂😂

Komentar

Pos populer dari blog ini

Sarang Kodok #2 : Mencari Kompor

Rumah #6 : Deal! Alhamdulillah :)

Rumah #4 : KPR